Rabu, 19 Juni 2013

#Diary of My Students. Part 2


Hokben Icon
          

     Hari ini gue memutuskan untuk mengurangi waktu belajar dan sisanya untuk games karena keliatan banget anak-anak udah mulai ga semangat. Mungkin ini disebabkan oleh suasana belajar mereka di sekolah yang udah gak efektif lagi (tinggal nunggu bagi rapot setelah ujian kenaikan kelas). “Miss, game dong Miss. Kan udah selesai ujian.”  Kalimat tersebut adalah kalimat yang selalu menghantui gue setiap gue baru aja datang dan belum sempet duduk.
        Gue berputar otak sebentar untuk menentukan game apa yang bakal dimainin hari ini. Dan akhirnya gue dapet ilham untuk bikin game tebak gaya. Berhubung sebelumnya kita belajar tentang asking and answering dengan menggunakan kalimat ‘who is….?’  Jadi game nya pun akan berhubungan dengan materi. Begini cara bermainnya:
    1.    Kelima murid berbaris sejajar
   2.   Satu murid ditunjuk untuk berdiri menghadap keempat teman yang lain
  3.   Guru membisikkan satu aktifitas seperti swimming, reading, running dll. Kata-kata yang dibisikkan harus berbeda untuk masing-masing murid yang baris sejajar. Masing-masing murid harus mempraktekannya dalam waktu yang bersamaan.
   4.   Guru memberikan pertanyaan kepada satu murid yang telah ditunjuk untuk berdiri menghadap keempat teman yang lain. Contoh pertanyaan yang diajukan adalah ’who is running?’
 5.Satu murid tersebut harus menebak dengan memperhatikan gerakan dari teman-teman yang lain. Contoh jawabannya seperti ‘Niken is running.
  6. Jika jawaban benar, maka teman-teman lain boleh untuk mengakhiri gerakan mereka.
 7. Murid yang berhasil menjawab, diperbolehkan untuk kembali ke barisan, dan bergantian dengan satu teman lain.
 8.   Ulangi permainan dengan cara yang sama.
Yaa, itulah sebagian langkah-langkah game yang sebenarnya gue juga spontan banget buatnya.
        Awalnya emang gak ada yang aneh-aneh, sampai akhirnya gue ketawa pas ngeliat Rico mempraktekkan watching tv atau menonton tv. Gue sempet nyuruh dia tahan posisi untuk bisa gue abadikan. Dan inilah hasilnya.





   
        Gue ketawa karena gayanya dia mengingatkan gue sama hoka-hoka bento. Pernah tau kan 2 patung selamat datang di setiap pintu masuk restoran hoka-hoka bento? Ya, 2 patung cewek cowok yang warnanya kuning dan biru. Entah kenapa, tiba-tiba gue langsung tertuju kepada 2 patung itu setelah ngeliat tingkahnya si Rico. Agak aneh juga kenapa watcing tv harus diperagakan dengan gaya semacam itu ya? But anyway, that’s how the children create their imagine :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar